Home

BEM FEMA IPB – Pergerakan Melawan Korupsi

BANGKIT MELAWAN ATAU DIAM TERTINDAS

Oleh :

Mohamad Iyos Rosyid / SKPM 46

            Sudah lebih dari dua bulan kita dihebohkan dengan maraknya kasus korupsi di Negeri yang tiada habisnya. Pakar elit dan orang-orang atasanlah yang melakukan hal seperti itu, bahkan tidak mencerminkan figur seorang pemimpin yang baik. Televisi bahkan alat media massa yang lain juga di gencarkan oleh isu politik seperti kasus Nazaruddin, Nunung Nurbaeti, dan bahkan para koruptor yang buron di luar negeri sekarang ini. Entah kemana institusi hukum yang kita percayai masih belum bisa menangkap orang-orang yang buron sampai sekarang ini. Kasus korupsi merupakan kasus klasik, merupakan penyakit masyarakat yang ingin memperkaya dirinya sendiri, tanpa memperdulikan orang lain. Jika kita menoleh sejarah, pergerakan mahasiswa tahun 1998/1999 merupakan pergerakan kebangkitan, betapa hausnya kita ingin menyatakan reformasi dari suatu perubahan sistem agar dapat mengarah kearah yang lebih baik. Sudah 12 tahun lamanya kita merasakan reformasi tetapi sistem yang dibentuk bukan menjadi lebih baik melainkan menjadi kacau seperti ini. Betapa tidak, institusi hukum yang ada di Negeri ini, bukan saling membantu satu sama lain untuk menjadikan negeri kita menjadi lebih baik, melainkan institusi yang ada saling mengitimidasi dan tidak memposisikan dirinya untuk saling percaya satu sama lain dalam menyelesaikan kasus secara bersama-sama.

            Tersentak dan merenung melihat keadaan seperti ini, seolah-olah pergerakan kebangkitan kita di nina bobokan oleh zaman, kemana sosok agent of change and agent of control? Apakah kita ingin diam tertindas dan tidak melawan untuk mengatakan YANG BENAR ADALAH BENAR DAN YANG SALAH ADALAH SALAH? Wahai Mahasiswa, ingat kita adalah mahasiswa, yang menyandang gelar “Maha” artinya kita lebih baik dari siswa. Kita bukan siswa lagi yang hanya didikte oleh keadaan. Tetapi kita adalah orang yang mempunyai jiwa idealis, emosional, dan intelektual. Kemana Idealis kita untuk mengatakan bahwa yang benar adalah benar.

            Ingatlah wahai kawan, mereka yang lebih dahulu membela negeri ini untuk menjadikan negeri yang lebih baik adalah orang-orang yang mempunyai jiwa idealis seperti halnya, Soekarno, Soe Hok Gie, Moh Hatta, M Yamin, dan masih banyak lagi sosok idealis negeri ini. Yang selalu mempunyai pemikiran ingin menjadikan negeri ini menjadi lebih baik.

            Kasus-kasus yang ada di Negeri akan bisa habis dan Korupsi akan musnah apabila semua masyarakat Indonesia ikut secara bersama-sama mengawasi, mengontrol, dan bahkan mempunyai pemikiran untuk menjadikan negeri kita menjadi negeri yang lebih baik. Saatnya pergerakan kita bangkit lagi, dan tidak hanya diam tertindas oleh keadaan, melainkan kita bisa bersatu untuk menyelesaikan kasus yang ada secara bersama-sama.

2 Comments (+add yours?)

  1. no name
    Oct 02, 2011 @ 01:56:45

    hidup mahasiswa….

    Reply

    • mohiyosrosyid91
      Oct 12, 2011 @ 18:39:21

      Hidup Mahasiswa.. Mari kita berantas Korupsi di negeri ini, karena KORUPSI ADALAH MUSUH BERSAMA KITA.. HIDUP MAHASISWA!!!

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: