CITOREK MEMPUNYAI POTENSI PENGEMBANGAN DAN PEMBESARAN IKAN MAS

Oleh:

Mohamad Iyos Rosyid, S.KPm

Omat salah satu pemuda Citorek yang mengembangkan ikan Mas di dalam Rangkeng

Omat salah satu pemuda Citorek yang mengembangkan ikan Mas di dalam Rangkeng

            Wewengkon Adat Kesepuhan Citorek yang terdiri dari lima desa yaitu Desa Citorek Timur, Desa Citorek Tengah, Desa Citorek Sabrang, Desa Citorek Barat, dan Desa Citorek Kidul dikelilingi oleh aliran sungai diantaranya Sungai Citorek dan Sungai Cimadur. Sungai tersebut sebagai sumber kehidupan masyarakat Citorek baik digunakan untuk mengairi sawah maupun membesarkan ikan mas. Pembesaran ikan mas sudah dilakukan sejak tahun 1990 an. Awalnya bermula dikembangkan di sawah-sawah disaat padi masyarakat sudah tidak di tanami lagi.

            Di wilayah Wewengkon Adat Kesepuhan Citorek menanam padi dilakukan satu tahun sekali. Setelah itu, sawah masyarakat dimanfaatkan untuk membudidayakan dan pembesaran ikan mas. Memasuki masa tanam padi, masyarakat memanen ikan di sawah yang nantinya akan ditanami padi lagi. Sebagian masyarakat mengkonsumsi ikan hasil panen untuk kebutuhan pribadi atau keluarga, sebagian menjualnya ke pasar atau kepada konsumen yang membutuhkan ikan. Sebagian lagi, masyarakat membudidayakan atau membesarkan ikan mas di dalam “rangkeng” ikan mas.

            Rangkeng adalah sarana yang terbuat dari kayu atau bambu, berbentuk menyerupai kolam ikan kecil yang berada di aliran sungai, berfungsi sebagai tempat untuk menjaga ikan agar tidak terbawa arus sungai. Rangkeng inilah yang dari dulu hingga sekarang masih dikembangkan sebagai tempat budidaya ikan mas. Sudah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun ikan-ikan yang ada di wilayah Citorek tumbuh besar dan ikan hidup sehat di aliran sungai. Sungai tersebut selalu terairi meski musim kemarau pun menghampiri. Bahkan bagi pecinta hobi ikan harga perekor ikan mas yang berbadan besar di wilayah citorek berkisar Rp 2.000.000 – Rp 5.000.000 untuk ukuran 7-10 kg per ekor. Konsumen yang sering membeli ikan mas yaitu di wilayah luar Banten yakni daerah Bogor, Jawa Barat. Hampir setiap tahun dari luar daerah membeli ikan ke wilayah Citorek.

            Saat ini, hampir sebagian masyarakat Citorek mempunyai rangkeng ikan mas di wilayah aliran sungai baik sungai Citorek maupun sungai Cimadur. Ada yang mengembangkan ikan mas sebagai hobi, ada pula yang mengembangkan ikan mas sebagai nilai usaha ekonomi untuk menambah penghasilan masyarakat. Disisi lain juga keberadaan rangkeng ikan mas membawa dampak positif bagi kelestarian lingkungan aliaran sungai. Aliran sungai dapat terjaga dengan baik, dan ikan masyarakat pun hidup sehat.

            Bagi pemerintah Kabupaten Lebak perlu memperhatikan peranan tugasnya mengingat tahun 2016 sudah memasuki persaingan global yakni adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Persaingan itu menuntut masyarakat Kabupaten Lebak untuk bersaing dalam peningkatan sumberdaya manusia seperti peningkatan keahlian masyarakat, peningkatan ilmu pengetahuan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Peningkatan tersebut termasuk dalam peningkatan keahlian masyarakat dalam pembesaran atau budidaya ikan mas.

                 Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) perlu membantu masyarakat dalam berkontribusi untuk mengembangkan sektor perikanan darat (ikan air tawarr, ikan sungai, ikan rangkeng, dsb). Peningkatan itu bisa dilakukan melalui pelatihan kepada masyarakat baik tingkat pedesaan maupun tingkat kecamatan yang wilayahnya mempunyai potensi perikanan darat. Selanjutnya untuk meningkatkan kegemaran masyarakat dalam memajukan perikanan darat bisa dilakukan lomba kontes pembesaran ikan mas tingkat Kabupaten Lebak.

                    Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengembangkan minat para pencinta ikan dan ajang untuk mengangkat potensi perikanan di Kabupaten Lebak. Adanya peranan dari masyarakat Citorek dalam mengembangkan pembesaran dan budidaya ikan mas perlu mendapatkan apresiasi yang positif untuk terus didukung terutama oleh DKP Kabupaten Lebak. Setidaknya DKP ikut membina dan mengembangkan potensi budidaya dan penggemukan ikan mas khususnya di Citorek umumnya Kabupaten Lebak di bidang perikanan darat. Agar Kabupaten Lebak mampu mengangkat potensi dan kearifan lokal daerahnya sehingga dapat bersaing dengan daerah-daerah lain dalam hal perikanan darat.

This slideshow requires JavaScript.