Sentra Peternakan Rakyat di Kabupaten Muara Enim

Oleh:

Mohamad Iyos Rosyid, S.KPm

Proses FGD (Focus Group Discussion)

      Tahap pertama dalam proses pembentukan pengurus Gugus Perwakilan Pemilik Ternak (GPPT) adalah melakukan FGD (Focus Group Discusion). FGD dilakukan setelah mengadakan sosialisasi Sekolah Peternakan Rakyat pada SPR (Sentra Peternakan Rakyat) yang dilakukan di gedung kesenian, Muara Enim, Kabupaten Muara Enim (13 November 2015). FGD bertujuan untuk berdiskusi seputar peternakan, mengetahui maksud dan tujuan peternak ingin masuk ke SPR. Fasilitator dapat mengetahui tujuan mereka ingin gabung di SPR.

           Pada tahap FGD ternyata masih banyak perwakilan yang belum mengetahui apa itu Sekolah Peternakan Rakyat, tujuan Sekolah Peternakan Rakyat masuk ke desa mereka, dan manfaat ikut serta terlibat di organisasi Sekolah Peternakan Rakyat. Pertanyaan kritis dari peternak menghangatkan diskusi pada saat itu. Rasa keingintahuan yang sangat tinggi menjadi modal awal dari semangat belajar para peternak.

Proses Pembentukan Pengurus GPPT

           Pembentukan pengurus Gugus Perwakilan Pemilik Ternak (GPPT) diusulkan oleh para peternak yang dapat mewakili mereka. Nama tersebut di pilih berdasarkan keterwakilan dan diusulkan lima orang untuk menjadi pengurus dari masing-masing wilayah. Tahap selanjutnya adalah di seleksi oleh fasilitator dengan metode wawancara mendalam dan datang ke rumah peternak yang diusulkan untuk menjadi pengurus GPPT. Ada penilaian dalam menentukan pengurus GPPT. Penilaian itu diantaranya pengurus GPPT harus mempunyai ternak lebih dari 2 ekor, pengurus GPPT mempunyai kesungguhan dalam menjalankan roda organisasi Sekolah Peternakan Rakyat, Pengurus GPPT mampu mewakili peternak di wilayahnya, Pengurus GPPT berjanji tidak akan menjual ternak indukan produktif dan mempertahankannya untuk mengembangkan populasi ternak.

            Tahap selanjutnya yaitu verifikasi data calon pengurus GPPT. Verifikasi ini dilakukan dengan cara mewawancarai peternak lain untuk mengetahui apakah calon pengurus GPPT itu benar-benar mewakili aspirasi para peternak. Kemudian hasil dari verifikasi data tersebut disaring berdasarkan jatah kursi pengurus GPPT yang telah disepakati bersama dan disesuaikan dengan wilayah pengembangan sentra peternakan rakyat. Orang-orang yang dilibatkan menjadi pengurus GPPT adalah orang-orang yang mempunyai karakter militan, loyal, dan mempunyai kesungguhan untuk memajukan peternakan. Hal ini dilakukan untuk mencari para peternak yang profesional, terampil, dan ahli di bidangnya. Bukan peternak yang berorientasi pada bantuan, atau hanya sekedar mendapatkan keuntungan semata.

            Setelah terpilih sembilan pengurus GPPT maka yang menentukan ketua, sekretaris, dan bendahara, serta divisi lainnya adalah para peternak di masing-masing wilayah Sentra Peternakan Rakyat (SPR). Peternak diberikan kebebasan dan kedaulatan demokrasi untuk menentukan siapa yang bisa menjadi pemimpin yang dapat mewakili aspirasi para peternak banyak. Kepengurusan yang terpilih adalah orang-orang yang kompeten dan dapat mewakili mereka. Secara kepribadian mereka adalah orang-orang terbaik di wilayahnya yang sudah melewati berbagai proses seleksi kepengurusan GPPT.

Penyampaian Visi Misi oleh Calon Ketua GPPT di hadapan Peternak (92 orang), Disnakkan, dan Fasilitator LPPM - IPB

Penyampaian Visi Misi oleh Calon Ketua GPPT di hadapan Peternak (92 orang), Disnakkan, dan Fasilitator LPPM – IPB

Wilayah Pengembangan Sentra Peternakan Rakyat

            Di dalam pengembangan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di dalamnya terdapat Sekolah Peternakan Rakyat (Sekolah PR). Syarat terbentuknya SPR yaitu mempunyai 1000 ekor ternak sapi potong indukan dan 100 ekor ternak sapi potong pejantan. Untuk wilayah Kabupaten Muara Enim yang menjadi kawasan pengembangan SPR yaitu di Kecamatan Muara Enim, Kecamatan Gunung Megang, dan Kecamatan Rambang Dangku. Di sana penyebaran populasi ternak sangat banyak, namun masih rendah dalam proses pemeliharaan ternak sapi. Sehingga ternak mereka masih tinggi untuk diliarkan atau diangonkan.

      Untuk Kecamatan Muara Enim terdapat organisasi Sekolah Peternakan Rakyat yang di dalamnya terdapat tiga desa yaitu Desa Muara Harapan, Desa Harapan Jaya, dan Desa Saka Jaya. Di Kecamatan Gunung Megang terdapat organisasi Sekolah Peternakan Rakyat yang di dalamnya terdiri dari lima desa yaitu Desa Kayu Arasakti, Desa Gunung Megang Dalam, Desa Pajar Indah, Desa Panang Jaya, dan Desa Hidup Baru. Terakhir di Kecamatan Rambang Dangku terdapat organisasi Sekolah Peternakan Rakyat yang di dalamnya terdiri dari lima desa yaitu Desa Air Enau, Desa Manunggal Makmur, Desa Muara Emburung, Desa Air Cekdam, dan Desa Manunggal Jaya. Perbedaan desa yang tergabung di sekolah peternakan rakyat diambil dari wilayah yang banyak penyebaran populasi ternaknya.

      Nama organisasi Sekolah PR untuk Kecamatan Muara Enim yaitu Sekolah Peternakan Rakyat Muara Tigo Manunggal dengan slogan SPR Jaya, Peternak Sejahtera, dan Keluarga Bahagia. Kemudian nama organisasi Sekolah PR untuk Kecamatan Gunung Megang yaitu Sekolah Peternakan Rakyat Panca Muara Lengi dengan slogan Maju Bersama, Masyarakat Peternak Sejahtera. Sedangkan nama organisasi Sekolah PR untuk Kecamatan Rambang Dangku yaitu Sekolah Peternakan Rakyat Ex-Trans Serasan Berkarya dengan slogan Kite Bersatu, SPR Tangguh, dan Peternak Sejahtera.

Struktur Organisasi Kepengurusan GPPT (Gugus Perwakilan Pemilik Ternak) Sekolah Peternakan Rakyat Muara Tigo Manunggal.

Struktur Organisasi Kepengurusan GPPT (Gugus Perwakilan Pemilik Ternak) Sekolah Peternakan Rakyat Muara Tigo Manunggal.

      Kata-Kata Mutiara Ketua GPPT Sentra Peternakan Rakyat pada organisasi Sekolah Peternakan Rakyat Muara Tigo Manunggal Terpilih 2015 – 2020 Yaitu Bapak Sumadi.

Kata-Kata Mutiara Bapak Sumadi

Kata-Kata Mutiara Bapak Sumadi

      Wujud Kebersamaan GPPT dan Fasilitator Sekolah Peternakan Rakyat LPPM IPB

Kebersamaan Pengurus GPPT Sekolah Peternakan Rakyat Muara Tigo Manunggal dengan Fasilitator LPPM IPB.

Kebersamaan Pengurus GPPT Sekolah Peternakan Rakyat Muara Tigo Manunggal dengan Fasilitator LPPM IPB.