Opini

APAKAH MASIH ADA KADAR IDEALISME DI DALAM DIRIMU KAWAN? KEMANA CITA-CITA MU UNTUK MEMBANGUN DAERAH?

Oleh:

Mohamad Iyos Rosyid

Daerah Lebak Selatan merupakan bagian dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Wilayah yang terus di kelola kekurangannya, dikelola kemiskinannya, dikelola kerusakan infrastruktur jalannya. Wilayah yang menjamur LSM yang terus merongrong, Wilayah yang banyak jurnalisnya, Wilayah yang semua perpaduan elemen ada di Lebak Selatan. Tetapi belum ada yang berpihak pada Perjuangan Pengembangan Masyarakat untuk Membangun daerah

         Saat kita sendiri dan merenung melihat keadaan daerah yang seolah-olah penuh pembiaran, timbul sebuah kekecewaan, kemarahan dalam bentuk kekesalan mengapa semua itu dibiarkan. Mengapa perubahan pembangunan di daerah ini sangat lambat. Mengapa keadaan daerah tak pernah berubah.

           Sering kali saat kita mengenakan almamater, kita selalu berbicara idealis, berbicara sesuai dengan disiplin ilmu yang kita miliki, beradu argumen dan berdebat untuk menentukan bahwa hal tersebut yang kita perbincangkan adalah yang terbaik.

          Setelah tidak lagi mengenakan almamater, setelah melepas toga, mengapa Idealisme mu kawan seolah pergi. Dulu kau selalu perdebatkan bahwa jalan terbaik setelah lulus adalah berkecimpung di dunia masyarakat dan ikut mengamalkan disiplin ilmu yang kau miliki. Mengapa kau berlomba-lomba lebih menikmati di dunia korporasi besar yang tidak sesuai dengan disiplin ilmu yang kau tempuh saat duduk di bangku kuliah. Mengapa kau lebih bekerja bukan pada masyarakatmu kawan.

            Sedih melihat keadaan seperti ini, ketika kadar idealisme sudah hilang dan kau tinggalkan kenyataan yang dulu yang pernah kau bicarakan bahwa membangun atau memberdayakan masyarakat sesuai disiplin ilmu itu lebih baik dari pada bekerja di korporasi besar dan itu milik asing.

            Inilah realita hidup di daerah, ketika disiplin ilmu yang kita tempuh semasa menggunakan almamater tidak di fasilitasi oleh pemerintah. Maka yang terjadi timbul sebuah realita untuk mencukupi kebutuhan individual dalam mencapai ekonomi. Dari 100 orang yang bisa kita ukur hanya beberapa saja yang kita bisa hitung dengan jari bahwa sangat sedikit ketika mereka lulus, langsung terjun dan berkecimpung bekerja di dunia masyarakat sesuai disiplin ilmu yang mereka dapatkan. Termasuk salah satu kawan ku.

***)

          Daerah ku terkenal dengan daerah Para Jawara, namun saat ini Gubernurnya (Ratu Atut Chosiyah) terseret Korupsi hingga Jajarannya pun ikut tergerus. Dampak dari Korupsi itu menciptakan lambatnya pertumbuhan infrastruktur, suprastruktur, dan bahkan terhambatnya pemerataan pembangunan. Apalagi minimnya pembangunan kewirausahaan. Semua itu tidak ada sarana dan prasarana dari Pemerintah. Pemerintah Kabupaten pun sama seolah-olah ada pembiaran dan terlihat seperti dikelola bukan untuk diselesaikan. Lihatlah gambar di bawah ini, secara tidak langsung (tersirat) kau sudah bisa menyimpulkannya. Miris dengan keadaan di daerahku ini.

Jalan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak

Jalan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak

             Jalan yang seperti adonan kue yang bernuansa lumpur ini menghiasi jalan raya Lebak Selatan. Jalan yang terus dikelola tanpa diselesaikan dan terus-terusan rusak. Jalan yang hanya dijadikan proyek oleh sebagian orang. Jalan yang penuh pembiaran, inilah potret jalan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak. Mungkin jalan ini tidak pernah kau temui di daerah-daerah besar termasuk di Kota-kota. Sungguh miris dengan keadaan ini yang tidak pernah usai untuk dibereskan.

Jembatan Banjarsari

Jembatan Banjarsari

             Jembatan yang rusak dan tidak pernah dikelola dengan baik. Sungguh sangat miris melihat keadaan ini. Lalu-lalang kendaraan yang bertonase mengakibatkan jembatan semakin rusak. Perbaikanpun terasa lambat karena tidak kunjung untuk diperbaiki.

Jembatan Cipedang, Kecamatan Wanasalam

Jembatan Cipeudang, Kecamatan Wanasalam

         Jembatan yang tak pernah kunjung diperbaiki dan seolah-olah dikelola oleh oknum pejabat setempat yang memiliki hati serakah. Jembatan ini sering sekali dikunjungi oleh pemerintah tetapi tidak pernah kunjung diperbaiki. Akses masyarakatpun semakin terhambat dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya. Jembatan ini berada di Desa Cipeudang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.

Rumah yang Memperhatinkan

Rumah yang Memperhatinkan

           Ratapan seorang Ibu yang terlihat merenung melihat keadaan yang tak berubah, dari dulu hingga sekarang, Indonesia belum merdeka. Belum merdeka dengan keadaan yang serba susah, susah untuk mencari kebutuhan ekonomi, kesejahteraan terenggut oleh oknum orang-orang yang serakah di dalam sistem.

Sekolah SMP Lebak

Sekolah SMP Lebak

             Kondisi Sekolah Menengah Pertama yang berada di Kabupaten Lebak, Lebak Selatan sungguh memprihatinkan. Kondisi kelas yang beralaskan tanah dan bilik bambu ini tidak menyurutkan mereka untuk patah semangat dalam menimpa ilmu. Coba kalian perhatikan, apakah kondisi seperti ini sudah menunjukan kemerdekaan. Apakah keadilan sudah dirasakan oleh mereka dalam memperoleh pendidikan. Ratapi keadaan ini kawan. Dimana keberpihakanmu kawan.

Kitchen Activity Lebak Selatan

Kitchen Activity Lebak Selatan

            Kawan, seharusnya kau menyadari, lakukanlah Perubahan itu meski kecil untuk daerah yang kita cintai demi kemajuan daerah kita. Mengukir sebuah Perubahan untuk daerah lebih baik dari pada berkecimpung untuk berkiprah di Korporasi Besar Milik Asing. Kawan sudah saatnya kau sadar, sadar dengan disiplin yang kau miliki untuk berkarier memajukan masyarakat daerah kita di tengah-tengah problematika yang selalu menghampiri kita. Problematika heterogen kehidupan di kalangan masyarakat. Dinamika yang harus dipecahkan.

           Kawanku selalu berbicara bunyinya seperti ini: “untuk apa kau selalu berkoar dan berjuang untuk kepentingan masyarakat, sedangkan yang hanya menikmati perjuanganmu itu hanyalah orang-orang yang masuk di dalam sistem. Orang yang di luar sistem hanya berkoar dan berjuang

         Kawan, meski realita seperti itu, jangan kau tinggalkan negeri ini. Jangan kau hianati negeri ini. Meski sekarang Kau kerja di Korporasi Asing, tetaplah berkontribusi untuk kemajuan daerah yang kita cintai. Daerah yang selalu kita perbincangkan, daerah yang selalu kita cita-citakan menjadi daerah yang maju, daerah yang lengkap infrastrukturnya, daerah yang maju basis pertaniannya, daerah yang maju peternakannya, daerah yang maju basis olahraganya, daerah yang pertumbuhan ekonominya maju. Itulah yang selalu kita diskusikan dan perbincangkan untuk daerah Lebak Selatan yang kita cintai.